Saya merasa sangat beruntung saat Bu Endang Kalimasada, memberi
kesempatan untuk ikut hadir dalam acara yang beliau gelar di rumahnya. Acara
perpisahan kepala sekolah Wiku atau putra ke dua Bu Endang dan Pak Bagus Putuparto
yang bernama Wijayakusuma.
Dalam kesempatan silaturahmi selama kurang lebih 3 jam itu,
saya menangkap bergitu banyak ilmu dan hikmah yang bisa dipetik. Diantaranya
adalah kekompakan, kerja sama, saling bimbing, harmonis dan komunikasi.
Kemarin, Kamis 9 September 2016, Bu Endang dan Pak Bagus
mengundang staf guru, kepala sekolah lama dan kepala sekolah baru juga beberapa
walimurid yang tergabung dalam komunitas Sor Ringin, untuk datang ke rumah
beliau di Rumah Budaya Kalimasada. Beliau berinisiatif untuk mengadakan acara
perpisahan Bapak Mukhamad Toyifudin selaku kepala sekolah lama SDN Bendogerit
1. Juga sebagai ajang silaturahmi antar guru dan walimurid.
Dari acara tersebut, saya menyadari bahwa begitu penting
komunikasi antara pihak sekolah dan walimurid. Seperti yang saya ketahui, banyak orang tua atau walimurid hanya pasrah kepada pihak sekolah. Tidak ada
komunikasi intensif antar keduanya. Namun ternyata, penting untuk menjalin
komunikasi tersebut demi kamajuan anak didik.
Seperti yang diungkapkan oleh Bapak Muhamad Toyifudin yang
sukses mambawa banyak perstasi bagi anak-anak SDN Bendogerit 1 selama masa tugas
dua tahun lebih. Beliau mengaku sangat terkesan terhadap kekompakan dan
hubungan yang terjalin apik antar pihak sekolah dan walimurid. Sehingga setiap
program yang dicanangkan oleh pihak sekolah, selalu didukung penuh oleh
walimurid. Melihat kemampuan dan kemauan antara anak dan walimurid untuk
mengejar prestasinya, maka Bapak Toyif – begitu beliau biasa di sapa –
memberikan wadah bagi mereka untuk berkembang. Selama menjalankan bertugas,
Bapak Toyif sudah memberikan beberapa program unggulan diantaranya: kelas
pidato, berkomunikasi dengan bahasa inggris, mengaji di sekolah ( yang juga
menjadi program walikota Blitar), olimpiade, cerita rakyat dan drum band. Semua
kegiataan tersebut dilaksanakan setelah pulang sekolah dan dilaksanakan dengan
metode pengajaran yang fun, sehingga
tak membuat anak menjadi stress.
Banyak prestasi yang sudah disabet oleh anak-anak didik SDN Bendogerit 1, antara lain: juara umum kejuaraan propinsi dalam lomba drumb
band. Lomba pidato, cerita rakyat dan baca puisi yang berhasil membawa pulang
medali perak dan juara 1 tingkat propinsi. Dan beasiswa pun menanti untuk
anak-anak yang berprestasi.
Beliau mengatakan masih banyak program yang akan
diluncurkan. Namun beliau adalah abdi negara yang terikat tugas yang harus dijalankan
dengan semangat dan tanggung jawab. Beliau berharap kepala sekolah yang baru
dapat melanjutkan seluruh rangkaian program bahkan bisa lebih baik lagi dalam
membawa anak-anak SDN Bendogerit 1 menjadi bintang-bintang cemerlang yang akan
menjadi kebanggaan orangtua, sekolah bahkan negaranya. Dan sebagai ucapan selamat datang kepada kepala sekolah yang baru, Pak Bagus memberikan beberapa buku hasil karyanya.
Acara silaturahmi terasa semakin hangat karena di sana juga
ada hiburan orgen tunggal dan biduwanita yang banyak melantunkan tembang
kenangan. Juga para guru dan wali murid banyak yang menyumbangkan suaranya
untuk menghibur para tamu undangan. Terakhir, acara ditutup dengan makan-makan.
Hmm... antri deh, ambil bakso duluan. hahaha
Terkhusus kepada Bu Endang dan keluarga, saya mengucapkan
banyak terima kasih karena telah banyak berbagi bailk ilmu, waktu, tenaga dan
materi untuk kebaikan bersama. Sayuk, rukun, bahagia dan harmonis dalam
semangat gotong royong yang terus dibina dan ditumbuh kembangkan bersama. Acara
perpisahan yang dirancang sebagai ajang perjumpaan dan sharing masalah
pendidikan dan anak, menjadi acara penuh berkah yang musti diadakan oleh setiap
walimurid yang ingin menjalin komunikasi intensif. Rahayu. (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar