Kamis, 08 September 2016

PERPISAHAN UNTUK PERJUMPAAN


Saya merasa sangat beruntung saat Bu Endang Kalimasada, memberi kesempatan untuk ikut hadir dalam acara yang beliau gelar di rumahnya. Acara perpisahan kepala sekolah Wiku atau putra ke dua Bu Endang dan Pak Bagus Putuparto yang bernama Wijayakusuma.

Dalam kesempatan silaturahmi selama kurang lebih 3 jam itu, saya menangkap bergitu banyak ilmu dan hikmah yang bisa dipetik. Diantaranya adalah kekompakan, kerja sama, saling bimbing, harmonis dan komunikasi.



Kemarin, Kamis 9 September 2016, Bu Endang dan Pak Bagus mengundang staf guru, kepala sekolah lama dan kepala sekolah baru juga beberapa walimurid yang tergabung dalam komunitas Sor Ringin, untuk datang ke rumah beliau di Rumah Budaya Kalimasada. Beliau berinisiatif untuk mengadakan acara perpisahan Bapak Mukhamad Toyifudin selaku kepala sekolah lama SDN Bendogerit 1. Juga sebagai ajang silaturahmi antar guru dan walimurid.


Dari acara tersebut, saya menyadari bahwa begitu penting komunikasi antara pihak sekolah dan walimurid. Seperti yang saya  ketahui, banyak orang tua atau walimurid  hanya pasrah kepada pihak sekolah. Tidak ada komunikasi intensif antar keduanya. Namun ternyata, penting untuk menjalin komunikasi tersebut demi kamajuan anak didik.


Seperti yang diungkapkan oleh Bapak Muhamad Toyifudin yang sukses mambawa banyak perstasi bagi anak-anak SDN Bendogerit 1 selama masa tugas dua tahun lebih. Beliau mengaku sangat terkesan terhadap kekompakan dan hubungan yang terjalin apik antar pihak sekolah dan walimurid. Sehingga setiap program yang dicanangkan oleh pihak sekolah, selalu didukung penuh oleh walimurid. Melihat kemampuan dan kemauan antara anak dan walimurid untuk mengejar prestasinya, maka Bapak Toyif – begitu beliau biasa di sapa – memberikan wadah bagi mereka untuk berkembang. Selama menjalankan bertugas, Bapak Toyif sudah memberikan beberapa program unggulan diantaranya: kelas pidato, berkomunikasi dengan bahasa inggris, mengaji di sekolah ( yang juga menjadi program walikota Blitar), olimpiade, cerita rakyat dan drum band. Semua kegiataan tersebut dilaksanakan setelah pulang sekolah dan dilaksanakan dengan metode pengajaran yang fun, sehingga tak membuat anak menjadi stress.



Banyak prestasi yang sudah disabet oleh anak-anak didik SDN Bendogerit 1, antara lain: juara umum kejuaraan propinsi dalam lomba drumb band. Lomba pidato, cerita rakyat dan baca puisi yang berhasil membawa pulang medali perak dan juara 1 tingkat propinsi. Dan beasiswa pun menanti untuk anak-anak yang berprestasi.

Beliau mengatakan masih banyak program yang akan diluncurkan. Namun beliau adalah abdi negara yang terikat tugas yang harus dijalankan dengan semangat dan tanggung jawab. Beliau berharap kepala sekolah yang baru dapat melanjutkan seluruh rangkaian program bahkan bisa lebih baik lagi dalam membawa anak-anak SDN Bendogerit 1 menjadi bintang-bintang cemerlang yang akan menjadi kebanggaan orangtua, sekolah bahkan negaranya. Dan sebagai ucapan selamat datang kepada kepala sekolah yang baru, Pak Bagus memberikan beberapa buku hasil karyanya.



Acara silaturahmi terasa semakin hangat karena di sana juga ada hiburan orgen tunggal dan biduwanita yang banyak melantunkan tembang kenangan. Juga para guru dan wali murid banyak yang menyumbangkan suaranya untuk menghibur para tamu undangan. Terakhir, acara ditutup dengan makan-makan. Hmm... antri deh, ambil bakso duluan. hahaha






Terkhusus kepada Bu Endang dan keluarga, saya mengucapkan banyak terima kasih karena telah banyak berbagi bailk ilmu, waktu, tenaga dan materi untuk kebaikan bersama. Sayuk, rukun, bahagia dan harmonis dalam semangat gotong royong yang terus dibina dan ditumbuh kembangkan bersama. Acara perpisahan yang dirancang sebagai ajang perjumpaan dan sharing masalah pendidikan dan anak, menjadi acara penuh berkah yang musti diadakan oleh setiap walimurid yang ingin menjalin komunikasi intensif. Rahayu. (*)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar